KOMPAS.com — Banyak pasangan yang "puasa" bercinta selama sang istri hamil karena rasa takut yang sebetulnya tidak beralasan. Asalkan "aturan mainnya" dipenuhi, bercinta boleh-boleh saja kok!
Menurut spesialis kebidanan dan kandungan, dr Hendro Sudarpo, SpOG dari RS Siloam Lippo Karawaci, Tangerang, hubungan seksual selama hamil tetap boleh dilakukan. "Boleh, asal tidak ada riwayat abortus atau keguguran dan tidak ada vlek," ujarnya.
Dr Hendro menambahkan, jika ibu hamil memiliki riwayat keguguran, hubungan seks bisa ditunda hingga usia kehamilan 16 minggu. Sementara itu, adanya vlek merupakan tanda ancaman keguguran. "Sebaiknya hubungan seks dihindari dulu," ujarnya.
Namun, jika kondisi kehamilan normal dan sehat, hubungan seks boleh dilakukan. Kekhawatiran janin di kandungan akan tergencet, menurut dr Hendro, juga tidak beralasan karena janin berada di dalam rahim atau cairan ketuban yang berisi cairan.
Yang perlu diperhatikan oleh pasangan suami istri ialah hubungan seksual harus disesuaikan dengan kondisi pasangan. Perut ibu hamil yang semakin membuncit tentu tak bisa lagi memberikan keleluasaan untuk melakukan hubungan seksual dalam berbagai posisi. "Karena itu, pilihlah posisi yang membuat nyaman," kata dr Hendro.
Jumat, 19 Februari 2010
Haruskah "Puasa" Bercinta Saat Hamil?
Posisi Hubungan Seks Selama Hamil

KOMPAS.com — Pada prinsipnya, seperti dikatakan dr Judi Januadi Endjun, SpOG, dari RSPAD Gatot Subroto, Jakarta, wanita hamil boleh melakukan hubungan seks selama perutnya tak tertindih saat berhubungan dan ia bisa menikmati hubungan.
Selain itu, jangan sampai penis menekan mulut rahim. Oleh karena itu, sebaiknya pilihlah posisi yang paling tidak menekan. Posisi hubungan seks yang disarankan untuk wanita hamil antara lain:
* Pria di atas, tetapi ia miring ke salah satu sisi atau bertahan dengan lengan agar berat badannya tak menekan wanita.
* Wanita di atas, tetapi hindari penetrasi yang dalam.
* Pria duduk di kursi atau tempat tidur dan wanita berada di atasnya. Selain tak membebani kehamilan, posisi ini juga memudahkan wanita mengatur irama hubungan sekaligus mengurangi tekanan di dinding rahim.
* Pria-wanita berbaring menghadap satu arah dengan posisi wanita di depan pria. Penetrasi dilakukan pria dari belakang.
* Wanita dalam posisi lutut-siku (menungging). Penetrasi dilakukan pria dari belakang.
Rahasia Seks Kaisar-kaisar China

Sabtu, 20 Februari 2010 | 08:02 WIB
KOMPAS.com - Sama seperti para raja di berbagai belahan dunia lain, para kaisar China juga suka berburu. Ada saatnya para raja keluar diiringi pembantu setianya dan para pengawal. Kelinci dan utamanya kijang acap jadi sasaran bidikan panah sang raja.
Selain dagingnya enak, binatang-binatang ini sangat lincah dan larinya tak kalah hebat dibandingkan kuda-kuda tunggangan kaisar dan pengikutnya. Jadi, kaisar bisa sekaligus olah fisik berkuda Saat keringat membasahi jubah emas sang raja yang berkilau diterpa mentari itulah gairah memburu makin menggebu. Apalagi sang raja tak hanya termotivasi oleh sulitnya mendapatkan binatang-binatang yang lincah itu.
"Ada obat yang sedang dicari para kaisar itu!" tutur Dr. Rahmat, ahli pengobatan tradisional China (Traditional Chinese Medicine atau TCM) dalam sebuah perbincangan di Klinik Shanghai, tempatnya berpraktik.
Tiap kali seekor kijang atau rusa muda tertembus panah sang raja, tanduknya langsung dipotong. "Nah, darah yang mengalir dari tanduk, ya paling beberapa tetes, dimasukkan dalam cangkir yang sudah diberi arak, langsung diminum," tuturnya. Dan, itulah obat manjur bagi kejantanan sang raja.
Puluhan ribu
lni sekilas kisah yang acap tertuang dalam kisah-kisah literatur Cina kuno. Tegukan setetes atau dua tetes darah dari tanduk rusa adalah sebagian kecil ramuan yang digunakan para kaisar Cina untuk meningkatkan stamina dan kejantanan. "Ada ribuan ramuan yang digunakan," ujarnya.
Ribuan ramuan itu merupakan gabungan dan variasi beberapa bahan herbal atau simplisia yang disebut para tabib sebagai pendongkrak libido dan stamina.
Menurut Dr. Rahmat, inti dari ramuan itu pada dasarnya untuk meningkatkan atau memperkuat energi (ginseng, astragalus, akar dang seng), menguatkan darah (dang qui, chuan xiong) dan ginjal (tanduk rusa, morinda officinalis how, batang dan akar benalu, dan cistanche salsa yang di Cina disebut roucongrong).
Ramuan herbal menjadi satu-satunya sarana karena latihan fisik seperti taichi dan kungfu tidak selalu dilakukan para kaisar, meski ada juga yang melatih fisiknya ini demi memperkuat stamina di ranjang. "Taichi bermanfaat untuk memperkuat pinggang," kata Sinse David Sungahandra.
Resep-resep pendongkrak ini pasti berbeda antara tabib dari kaisar satu dengan tabib kaisar sebelum atau sesudahnya. "Resep-resep ini penting bagi para kaisar karena mereka setiap hari sibuk dengan urusan kenegaraan," ungkap Dr. Rahmat.
Apalagi yang mesti didatangi kaisar adalah selir-selir yang jumlahnya puluhan. Jadi, dengan jadwal ketat, kaisar harus mengikuti berbagai protokoler. Mulai dari minum resep sampai menentukan hari dan siapa selir yang harus didatangi.
Sejak siang, para selir yang sudah tahu bakal dikunjungi kaisar mesti menyiapkan diri. "Pijat, mandi, dan dandan yang cantik adalah bagian dari protokol yang harus dijalani para selir itu," ujar Dr. Rahmat.
Bagi kaisar, prosedur tak sebegitu rumit. Sang raja cukup mandi dan diberi ramuan obat sore harinya, sebelum membuat para selir ini "terjungkir balik" di malam harinya. (GHS/Abdi Susanto)
Nikah Siri-Kawin Kontrak
| MENTERI AGAMA SURYADHARMA ALI: ; Nikah Siri-Kawin Kontrak, Kebutuhan |
| 20/02/2010 08:18:05 JAKARTA (KR) - Menteri Agama (Menag) Suryadharma Ali kembali menegaskan, pemerintah tidak mengakui telah mengeluarkan RUU tentang Hukum Materiil Peradilan Agama Bidang Perkawinan. Meski demikian, ia menuturkan, nikah siri dan kawin kontrak adalah kebutuhan. ”Karena itu, negara kemungkinan tetap akan mengaturnya ke depan. Tapi, akan seperti apa pengaturannya, belum bisa disampaikan,” kata Suryadharma kepada wartawan di Kantor Kementerian Agama, Jumat (19/2). Hukum perkawinan dalam bentuk UU, menurutnya, perlu karena yang mengatur perkawinan ini belum ada. Padahal, Indonesia adalah negara hukum dan setiap pengaturan hak dan kewajiban negara termasuk pembatasan hak warga negara harus dilakukan sesuai undang-undang. Sementara itu mantan Ketua Mahkamah Agung (MA) Bagir Manan menilai adanya pidana nikah siri kurang relevan, karena pelanggaran hukum materiil tidak pernah ada pemidanaan. ”Untuk itu, perlu dicari alternatif lain. Sebab, pemidanaan itu tidak serta merta menyelesaikan pelanggaran hukum,” kata Bagir saat * Bersambung hal 31 kol 1 ditanya wartawan di sela-sela Seminar Hukum Materiil Peradilan Agama di Jakarta, Jumat (19/2). Ketua Dewan Pers ini mencontohkan pengadilan di Belgia yang harus menyewa lembaga pemasyarakatan karena daya tampungnya tidak mencukupi. Karena itu, saat ini harus ada alternatif lain, misalnya menggeser pemidanaan badan masuk penjara ke dalam bentuk tindakan-tindakan wajib kerja sosial. Mengenai pidana yang berkaitan dengan perkawinan, menurutnya, sudah pernah diatur di Turki dan Israel. Namun, apa yang diupayakan kedua negara itu akhirnya gagal. ”Padahal, mereka ingin mengatur pencatatan perkawinan,” katanya. Terjadinya kegagagaln, jelas Bagir, karena rakyat Turki merasa tidak memerlukan aturan dalam perkawinan. Pasalnya, dalam hal ini sudah ada hukum agama yang mengatur mengenai perkawinan tersebut. Sementara di Israel, menurut Bagir, justru lebih kompleks lagi. Pasalnya, ancaman pidana dalam aturan perkawinan justru tidak dipedulikan. ”Yang terjadi justru sebaliknya, perkawinan dilakukan secara gelap,” katanya seraya menyebutkan, pencantuman ancaman pidana dalam aturan perkawinan seharusnya dilakukan dengan hati-hati. Sementara itu pengamat sosial dan mantan Dekan Fisipol UGM Prof Sunyoto Usman mengatakan, rencana kriminalisasi praktek nikah siri tidak akan efektif dan lebih kental nuansa politisnya. Di samping pesimis, pemidanaan pelaku nikah siri tak efektif jika RUU tersebut jadi diajukan dan dibahas di DPR. ”Saya melihat nantinya hanya akan menjadi sekadar proyek. Pertanyaan saya siapa yang bisa melarang? Bagaimana cara melarang dan menghukumnya? Kalau misalnya nanti jadi diajukan dan dibahas saya meyakini ujung-ujungnya hanya projek belaka,” kata Prof Sunyoto Usman. Dalam pandangan Prof Sunyoto, yang lebih efektif saat ini adanya sosialisasi mengenai pentingnya sebuah lembaga perkawinan kepada masyarakat serta sulitnya poligami. Langkah ini lebih efektif dibanding memberlakukan pemidanaan bagi pelaku nikah siri. Dengan gencarnya sosialisasi, kata Prof Sunyoto, sekaligus akan mengurangi terjadinya perkawinan yang dilakukan secara instan. ”Cara yang akan lebih efektif sosialisasi soal pentingnya sebuah perkawinan serta sulitnya poligami. Dengan itu masyarakat tidak akan lagi melakukan perkawinan dengan instan,” ujar Prof Sunyoto Usman. (Ful/Edi/Asp) |
Musim Hujan rentan terhadap penyakit

Lingkungan yang kotor karena tercemar debu kuman, polusi, sampah, genangan air, sirkulasi udara di rumah dan perubahan udara yang mendadak, membuat tubuh kita rentan terhadap penyakit. Ditambah gaya hidup yang sarat stress, jarang berolah raga dan kurang beristirahat memperlemah daya tahan tubuh kita, sehingga makin memperburuk keadaan.
Penyakit yang paling gampang ditemui dalam kehidupan sehari-hari adalah influenza dan gangguan pernafasan. Gejalanya ditandai dengan kedinginan, demam tinggi, tenggorokan sakit, batuk dan suara parau.
Karena seringnya orang menderita influenza, maka seringkali dianggap penyakit enteng, padahal bisa menganggu produktifitas dan keceriaan keluarga.
Influenza tidak bisa diobati. Yang bisa dilakukan hanyalah mengobati gejala-gejalanya dan mencegah agar tidak terjadi komlikasi, seperti:
- Banyak Tidur
- Istirahat dan makan yang cukup
melawan penyakit. Istirahat yang cukup disela-sela kegiatan memberikan tubuh
kesempatan untuk memulihkan stamina.
- Suplai tubuh dengan Vitamin C
karena kandungan anti oksidannya yang dapat melawan radikal bebas dalam tubuh.
Kamis, 18 Februari 2010
Rabu, 17 Februari 2010
SEJARAH IMLEK
* Tanggal perayaan Imlek menganut pada sistem penanggalan Tiongkok kuno, yaitu
bertepatan dengan kelahiran Nabi Khong-Chu, penyebar ajaran Konfusionisme.
* Ada pemahaman kuat, bahwa perayaan tahun baru Imlek sendiri sebenarnya jatuh setiap
tanggal 21 atau 22 Desember kalender Masehi ditandai dengan ritual SWembahyang
ROnde.
Namun sekarang sistem penanggalan Imlek dipatok pada sistem peredaran bulan.
* Inti perayaan Imlek adalah menyambut datangnya musim semi. Perayaan itu ditujukan
sebagai wujud syukur atas segala karunia Tuhan yang berwujud rezeki, kesehatan dan
ketentraman.
RITUAL IMLEK
* Seminggu sebelum perayaan Imlek (Ji Si Siang) atau tanggal 24 Cap Ji Gwe,
masyarakat menjalankan ritual sembahyang mengantar Dewa Dapur naik ke Surga.
* Tanggal 29 bulan 12 Imlek masyarakat menjalani sembahyang untuk leluhur.
* Pada puncaknya, tanggal 1 bulan 1 Imlek, masyarakat saling mengunjungi dan memberi
ucapan selamat. Tradisi yang masih berlaku, yang muda yang mengucapkan dan yang tua
memberikan ang pao atau amplop merah berisi uang.
* Tanggal 4 bulan 1 Imlek masyarakat bersembahyang menyambut Dewa Dapur pembawa
berkah dari surga untuk dibagikan pada rumah-rumah mereka.
* Menjelang tanggal 8 bulan 1 Imlek, malam harinya masyarakat menggelar upacara
sembahyang kepada Tuhan, sebagai persujudan dan janji untuk apa yang akan
dikerjakan di Tahun Baru.
PERNAK-PERNIK IMLEK
* Kue Keranjang
Memiliki nama asli Nien Kao atau Ni-Kwee yang disebut jugs kue tahunan karena hanya
dibuat stahun sekali pada masa menjelang tahun baru Imlek. Disebut kue keranjang
karena di Indinesia kue tersebut dicetak dalam sebuah keranajng kecil.
Sedangkan dalam dialek Hokkian, disebut tii kwee berarti kue manis. Makna simbol
kue keranjang adalah menjadi perekat sesama saudara sperti sifat kuenya yang
lengket.
* Lampion
Biasanya dinyalakan pada hari terakhir Imlek atau Cap Go Meh. Lampion dominan
dengan warna merah yang bermakna pembawa keberuntungan.
* Barong Sai
Biasanya dipentaskan ke jalan pada puncak perayaan Imlek atau Cap Go Meh. Maknanya,
dipercaya akan membawa berkah bagi mereka yang rumahnya dilewati rombongan
tersebut.
PANTANGAN SAAT IMLEK
* Dilarang berbicara tentang kematian dan bercerita tentang hantu. Kedua subyek di
atas dianggap membawa sial.
* Jangan bersih-bersih, karena bisa disamakan dengan menyapu keluar keberuntungan
anda sekeluarga
ANJURAN SAAT IMLEK
* Imlek menjadi waktu yang tepat untuk bayar utang.
* Simpan gunting dan pisau. karena akan memotong keberuntungan.
* Bagikan kembang gula agar membawa hal-hal yang manis sepanjang tahun.
* Datangkan udara segar, untuk mendatangkan rezeki.
JogloSemar/Sabtu,13/02/2010